Bengkulu, 9 September 2024 — Lima mahasiswi dari Program Studi Sarjana Terapan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Bengkulu resmi memulai program magang mereka di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi Bogor. Magang yang berlangsung dari Juli hingga September 2024 ini bertujuan memberikan pengalaman praktis mendalam di bidang gizi dan dietetika.

Kelima mahasiswi yang menjalani program tersebut adalah:
- Dia Ayu Mutiara
- Eva Anggie Puspita
- Lista
- Mita Apriani
- Nabilla L. Suhada
Selama masa magang, mereka akan berperan dalam sejumlah kegiatan penting, seperti penyusunan menu gizi, edukasi pasien, serta penelitian dan analisis diet. Tugas-tugas ini memungkinkan mereka untuk membantu dalam:
Penelitian dan Analisis Diet: Melakukan penelitian yang menilai efek diet terhadap kesehatan pasien.
Penyusunan Menu Gizi: Mereka akan merancang menu gizi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan medis pasien.
Edukasi Pasien: Memberikan informasi kepada pasien mengenai pentingnya pola makan sehat.
Program ini mendapat dukungan dari dua dosen pendamping dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu, yaitu Dr. Betty Yosephin Simanjuntak, SKM, MKM, yang ahli di bidang kesehatan masyarakat, serta Tetes Wahyu Witradharma, M.Biomed, yang fokus pada biomedis dan ilmu gizi. Di RSUD Ciawi, mereka dibimbing oleh Sindy Ariyanti, S.Gz, ahli dalam penyusunan menu gizi dan edukasi pasien, serta Fithri Hidayati, S.Gz, yang mendampingi dalam penelitian diet.
Direktur RSUD Ciawi Bogor menyambut baik kehadiran para mahasiswi ini. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran mereka. Partisipasi mereka akan meningkatkan kualitas layanan gizi di rumah sakit kami dan memberikan wawasan baru dalam perawatan pasien,” ujarnya. Kehadiran para mahasiswi juga diapresiasi oleh para pasien yang merasa terbantu dengan bimbingan tambahan terkait pola makan sehat yang mendukung pemulihan mereka.
Program ini diharapkan membawa banyak manfaat. Bagi mahasiswi, pengalaman ini menjadi kesempatan penting untuk mengembangkan keterampilan praktis di dunia nyata. Sementara bagi RSUD Ciawi, kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan standar layanan gizi serta mendukung pencapaian pelayanan yang lebih baik. Di sisi lain, para pasien mendapatkan keuntungan langsung dari edukasi tambahan yang mendukung pemulihan kesehatan mereka.
Secara keseluruhan, program magang ini tidak hanya menguntungkan bagi peserta dan institusi terkait, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat yang dilayani.






More Stories
Wakil Bupati Kapuas Hulu Sambut Kedatangan Irjen Pol Lemhannas RI di Perbatasan Badau
Alumni Lemhannas PPNK 219 Sosialisasikan Nilai Kebangsaan di Car Free Day Jakarta
Pendidikan Santri Papua di Nuu Waar Bekasi