April 11, 2026

Prabowo-Gibran dilantik menjadi presiden dan wapres Indonesia

Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 pada Minggu, 20 Oktober 2024, di Gedung Nusantara, kompleks parlemen, Jakarta. Pelantikan ini menjadi momen penting dalam sejarah politik Indonesia, mengingat perjalanan panjang Prabowo di kancah politik dan Gibran sebagai wajah baru dalam pemerintahan.

Proses Pelantikan

Acara pelantikan dimulai dengan pembukaan yang dipimpin oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Setelah pengucapan sumpah dan janji yang diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Prabowo dan Gibran menandatangani berita acara pelantikan. Prabowo mengucapkan, “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.” Sementara Gibran berjanji akan menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden dengan komitmen serupa.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi negara, termasuk mantan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Setelah proses resmi, Prabowo menyampaikan pidato pertamanya sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.

Isi Pidato Prabowo

Dalam pidato perdananya, Prabowo menyoroti beberapa isu krusial yang dihadapi Indonesia, antara lain:

  1. Korupsi
    Prabowo mengajak semua pihak untuk berani mengoreksi diri dan menghadapi kenyataan mengenai kebocoran anggaran dan penyelewengan. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem dan penegakan hukum yang tegas untuk memberantas korupsi.
  2. Kemiskinan
    Ia mengungkapkan keprihatinan atas kondisi masyarakat yang masih banyak berada di bawah garis kemiskinan. Prabowo berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program-program yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan.
  3. Swasembada Pangan
    Prabowo mencanangkan target swasembada pangan dalam waktu dekat. Ia menekankan ketergantungan Indonesia pada pangan dari luar tidak bisa dibiarkan dan harus segera diatasi.
  4. Swasembada Energi
    Ia menekankan pentingnya ketahanan energi di tengah potensi konflik global dan ancaman terhadap pasokan energi.
  5. Hilirisasi Komoditas
    Prabowo menegaskan pentingnya hilirisasi untuk memastikan nilai tambah dari komoditas yang dimiliki Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  6. Isu Internasional
    Ia juga menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina, mengingat sejarah Indonesia yang juga pernah mengalami penjajahan.

Acara Pesta Rakyat

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan pesta rakyat di Jakarta. Masyarakat diajak untuk merayakan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya di 13 titik panggung yang telah disiapkan, mulai dari kawasan Senayan hingga Monumen Nasional (Monas). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa acara ini menggantikan kegiatan car free day (CFD) pada hari itu.

Respons Warga


Sejak pagi, warga sudah berkumpul di sekitar Bundaran Hotel Indonesia untuk menyaksikan pelantikan secara langsung. Banyak yang mengungkapkan haru dan kebanggaan melihat Prabowo dilantik setelah melewati berbagai rintangan dalam karir politiknya. Ceria Yuliani, salah satu warga, mengatakan, “Saya ingin melihat Presiden Joko Widodo karena 10 tahun kepemimpinannya, ini hari terakhirnya beliau untuk memimpin Indonesia.”

Di sisi lain, ada juga kelompok yang menyuarakan protes terhadap pelantikan tersebut. Massa yang tergabung dalam aksi protes ini menempelkan poster-poster dan mengkritisi kebijakan pemerintah sebelumnya serta yang akan datang. Koordinator aksi, Wana Alamsyah, mengekspresikan kekhawatiran mengenai transparansi dan akuntabilitas pemerintahan yang baru.