March 11, 2026

Hati-Hati Pasang Dashcam Mobil, Begini Aturan dan Tips Aman!

Hati-Hati Pasang Dashcam Mobil, Begini Aturan dan Tips Aman!

Ilustrasi pandang kamera dasbor, sumber foto: freepik

07 Maret 2025 – Hati-hati pasang dashcam mobil, begini aturan dan tips aman! Dashcam atau kamera dasbor kini menjadi perangkat wajib bagi banyak pemilik mobil. Selain bisa merekam kejadian di jalan, dashcam juga sering dijadikan alat bukti jika terjadi kecelakaan atau insiden lalu lintas. Namun, tahukah kamu bahwa pemasangan dashcam tidak boleh sembarangan? Ada aturan dan standar keselamatan yang harus diperhatikan!

Hati-Hati Pasang Dashcam Mobil, Begini Aturan dan Tips Aman! Yuk, Simak

Aturan Pemasangan Dashcam di Mobil

Brigadir Putu Fungky dari NTMC Polri menjelaskan bahwa kepolisian tidak memiliki aturan khusus terkait penggunaan dashcam. Namun, penggunaannya tetap harus sesuai dengan standar keselamatan berkendara agar tidak membahayakan pengemudi maupun penumpang.

Standar keselamatan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan yang mengatur standar keamanan kendaraan bermotor.

“Pastikan pemasangan dashcam tidak menghalangi pandangan pengemudi atau mengganggu pengoperasian kendaraan,” kata Putu dalam sebuah tayangan video NTMC, dilihat pada Kamis (6/3).

Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi saat memasang dashcam:

  1. Tidak menghalangi pandangan pengemudi – Posisi dashcam harus strategis dan tidak menutupi visibilitas pengemudi.
  2. Tidak mengganggu pengoperasian kendaraan – Pemasangan dashcam harus aman dan tidak membahayakan penumpang atau mengganggu fungsi kendaraan.

Posisi Ideal Pemasangan Dashcam

Banyak pengendara memilih memasang dashcam di sekitar kaca spion tengah untuk merekam kondisi jalan di depan. Ada juga yang menambahkan dashcam tambahan di bagian belakang untuk mendapatkan rekaman lebih lengkap.

Namun, yang terpenting adalah memastikan bahwa pemasangannya tidak menyalahi aturan dan tetap aman digunakan selama berkendara.

Dashcam Colok vs Dashcam Tanam, Mana yang Lebih Baik?

Setelah menentukan posisi yang tepat, penting juga memilih sumber daya listrik untuk dashcam. Ada dua metode umum yang bisa digunakan:

  1. Dashcam Colok (Plug-in) – Menggunakan lighter atau colokan yang tersedia di mobil. Cara ini mudah dilakukan tanpa bantuan teknisi. Namun, ada kekurangan seperti mudah terlepas jika tersenggol dan mengurangi slot colokan untuk pengisian daya ponsel.
  2. Dashcam Tanam (Hardwired) – Kabel dashcam disembunyikan di balik dasbor dan dihubungkan langsung ke sistem kelistrikan mobil. Pemasangan ini lebih rapi dan aman dari risiko copot, tetapi sebaiknya dilakukan oleh teknisi profesional untuk mencegah korsleting.

Dashcam memang sangat bermanfaat, tapi pemasangannya harus dilakukan dengan benar agar tetap aman dan tidak melanggar aturan keselamatan berkendara. Pastikan posisi pemasangan tidak menghalangi pandangan dan tidak mengganggu pengoperasian mobil. Jika ingin lebih praktis, pilih dashcam colok, tapi jika ingin lebih rapi dan permanen, dashcam tanam adalah solusi terbaik!

Baca juga: Tips Merawat Mobil Tua: Agar Tetap Awet dan Nyaman Dikendarai

Yuk, pastikan dashcam di mobilmu terpasang dengan aman dan sesuai aturan!