February 12, 2026

HAFLAH AKHIRUSSANAH KHOTMIL QUR’AN BIN NADHOR PONPES MIFTAHUL ULUM JATENG

HAFLAH AKHIRUSSANAH KHOTMIL QUR’AN BIN NADHOR PONPES MIFTAHUL ULUM JATENG

23 Maret 2025HAFLAH AKHIRUSSANAH KHOTMIL QUR’AN BIN NADHOR PONPES MIFTAHUL ULUM JATENG

Pada hari ini, kami telah mengadakan kegiatan pengajian yang sangat bermanfaat dan menyenangkan. Kegiatan ini diadakan di pon pes miftahul ulum yang terletak di ds cepokokuning batang jateng

Kegiatan pengajian ini diadakan pada tanggal 25 Februari 2025 dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh para ulama setempat dan para santri dengan membaca al qur’an

HAFLAH AKHIRUSSANAH KHOTMIL QUR’AN BIN NADHOR PONPES MIFTAHUL ULUM JATENG

Dilanjutkan pengajian bersama guru kita GUS THOHA YUSLIM MAGHFUR selaku pimpinan pon pes Miftahul ulum dan Majelis SAPUSODO. Beliau mrngajak kita untuk saling menghormati .

HAFLAH AKHIRUSSANAH KHOTMIL QUR’AN BIN NADHOR PONPES MIFTAHUL ULUM JATENG

Dalam agama Islam, kita diajarkan untuk menghormati dan menghargai semua makhluk ciptaan Allah. Ini termasuk manusia, hewan, tumbuhan, dan bahkan benda-benda mati.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud: 6). Ayat ini menunjukkan bahwa semua makhluk hidup di bumi ini telah diberi rezeki oleh Allah, dan kita harus menghormati dan menghargai keberadaan mereka.

Menghormati semua makhluk ciptaan Allah bukan hanya berarti tidak menyakiti atau merugikan mereka, tetapi juga berarti menghargai dan menghormati keberadaan mereka. Kita harus menyadari bahwa semua makhluk hidup memiliki peran dan fungsi yang penting dalam ekosistem ini.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menghormati semua makhluk ciptaan Allah dengan cara-cara sederhana, seperti:

– Menghargai dan menghormati keberadaan hewan dan tumbuhan.

– Tidak menyakiti atau merugikan makhluk hidup lainnya.

– Menggunakan sumber daya alam dengan bijak dan tidak berlebihan.

– Menghargai dan menghormati keberadaan orang lain, terutama yang lebih tua dan lebih miskin.

Dengan menghormati semua makhluk ciptaan Allah, kita dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap keberadaan mereka, dan dapat hidup lebih harmonis dengan alam dan sesama manusia.

Acara ini akan berlanjut di setiap bulan yang disebut dengan selapanan malam ahad pahing. Semoga dengan kajian beliau. Menjadikan kebaikan untuk kita semua. Beliau juga merangkul para anak jalanan dan preman2 jalanan yang ingin bertaubat dan mencari syafaat. Dan oleh Gus thoha di buatkan komunitas yang dinamai Mendem sholawat yang artinya. Menanam nama nabi di hati masing masing. Agar selalu ingat sholswat.

Baca juga: Ayo Hadiri! Haflatul Imtihan & Harlah ke-26 PIQ Al-MISBAH Jakarta