March 11, 2026

Jokowi Resmi Polisikan Penyebar Isu Ijazah Palsu

Jokowi Resmi Polisikan Penyebar Isu Ijazah Palsu

30 April 2025Jokowi Resmi Polisikan Penyebar Isu Ijazah Palsu. Kontroversi mengenai keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat, khususnya pada April 2025, setelah tuduhan bahwa ijazahnya palsu. Isu ini pertama kali muncul pada 2014 saat Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden, dan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Pada April 2025, tuduhan ijazah palsu tersebut kembali disorot setelah beberapa pihak, termasuk mantan dosen Universitas Mataram, Rismon Hasiholan Sianipar, mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi berdasarkan analisis font yang digunakan pada skripsinya. Namun, Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Jokowi menempuh pendidikan, membantah keras tuduhan tersebut. UGM menegaskan bahwa Jokowi memang terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan angkatan 1980 dan lulus pada 5 November 1985, dengan semua dokumen pendukung yang sah, termasuk ijazah dan surat tanda tamat belajar (STTB). Selain itu, teman seangkatan Jokowi di UGM, Frono Jiwo, juga membenarkan bahwa mereka berdua lulus pada tahun yang sama.

Sebagai respons terhadap tuduhan ini, pada 14 April 2025, Jokowi melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya dan turut menggugat pihak-pihak yang menyebarkan klaim tersebut. Pada 17 April 2025, sekelompok massa mengunjungi kediaman Jokowi di Solo untuk meminta klarifikasi lebih lanjut. Namun, Jokowi menunjukkan dokumen ijazahnya, meskipun tidak memperkenankan media untuk memotret.

Isu ini semakin memanas dengan keterlibatan tokoh-tokoh seperti Roy Suryo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, yang meragukan keaslian ijazah Jokowi berdasarkan penggunaan font Times New Roman yang baru tersedia pada tahun 1990-an. Meskipun demikian, pihak UGM dan beberapa saksi dari kalangan akademik menegaskan keaslian dokumen tersebut.

UGM juga mengungkapkan bahwa tuduhan ini merupakan informasi yang menyesatkan, dan menyatakan bahwa semua dokumen dan proses akademik Jokowi di UGM adalah sah. Proses hukum masih berlanjut untuk menuntaskan kontroversi ini.

Secara keseluruhan, meskipun tuduhan ijazah palsu telah menjadi sorotan, klarifikasi dari UGM dan berbagai pihak terkait menunjukkan bahwa dokumen akademik Jokowi adalah asli, dan polemik ini kini menjadi bahan perdebatan yang lebih luas di masyarakat.