April 15, 2026

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Letusan Capai 1.000 Meter

Sumber foto: tribuntorajacom

13 Maret 2025 – Gunung Semeru erupsi, kolom letusan capai 1.000 meter. Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Rabu (12/3/2025) pukul 05.49 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Peristiwa ini menambah daftar erupsi Semeru yang sudah terjadi lima kali sejak pukul 00.41 WIB hingga 06.00 WIB dengan tinggi letusan berkisar antara 500 meter hingga 1.000 meter di atas puncak.

Menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur laut dan timur. Aktivitas vulkanik ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 126 detik.

Gunung Semeru erupsi, kolom letusan capai 1.000 meter, meski demikian, erupsi ini tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat di lereng Gunung Semeru. Warga tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal, namun tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya susulan.

Menyikapi aktivitas vulkanik ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan beberapa rekomendasi penting:

  1. Zona Terlarang: Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius delapan kilometer dari puncak.
  2. Bahaya Awan Panas dan Lahar: Di luar jarak tersebut, warga juga tidak boleh berada dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.
  3. Jarak Aman dari Puncak: Masyarakat diminta untuk tidak memasuki area dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru guna menghindari lontaran batu pijar.
  4. Potensi Lahar dan Guguran Lava: Warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan.

Tetap Waspada dan Ikuti Informasi Resmi
PVMBG terus memantau aktivitas Gunung Semeru dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. Warga di sekitar lereng gunung diharapkan tidak panik tetapi tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana.

Dengan kondisi gunung yang masih aktif, penting bagi masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi yang diberikan demi keselamatan bersama. Tetap waspada, ikuti informasi terkini, dan jangan lupa untuk selalu menjaga keselamatan diri serta keluarga.

Baca juga: Asep Hilang Terseret Banjir, BPBD Terus Lakukan Pencarian